Minggu, 24 Agustus 2014 | 27 Syawwal 1435 H

Komitmen Pemerintah dalam Tingkatkan Agribisnis Peternakan

Keberhasilan PPHP di Sumbar, Dorong Pembangunan Agribisnis Peternakan

Jumat, 24 Mei 2013 | 14:58:03 WIB | Pembangunan

Dinas Peternakan Sumatera Barat melalui program Pengolahan dan Pemasaran Hasil Peternakan (PPHP) sangat stategis sekali dalam meningkatkan pertumbuhan pembangunan agribisnis peternakan di Sumatera Barat.

Salah satunya, melalui Pengembangan Kawasan Agribisnis Peternakan, sehingga mampu  menghasilkan produk ternak  yang berkualitas dan sesuai dengan permintaan dan tuntutan pasar serta  mempunyai nilai tambah dan daya saing yang tinggi, sampai Kepala Dinas Peternakan Sumbar Drh.Erinaldi MM

Sumatera Barat memiliki potensi yang besar dalam pengembangan usaha peternakan. Terbukti, sejak tahun 2005, Sumbar mampu menghasilkan populasi ternak sebesar 902.144 ekor, dimana daerah pemasaran menjangkau Provinsi Jambi, Provinsi  Riau (Batam), serta Sumatera utara.

Selain itu, pada tahun 2012, Dinas Peternakan Sumbar melalui bidang bina usaha telah menyalurkan bantuan dana sebesar Rp90 milyar melalui Sarjana Membangun Desa (SMD) kepada kelompok ternak dan pelaku usaha pengolahan susu.

Dan di tahun 2013 ini, kembali  memberikan bantuan sebanyak 4 ribu ekor sapi kepada peternak yang tersebar di seluruh Sumatera Barat.

Pembangunan agribisnis peternakan di Sumbar berjalan dengan baik. Alhasil, Sumbar mampu memenuhi keterbutuhan akan pangan yang berasal dari ternak, baik itu ketersediaan daging, maupun susu.

Selain itu, hasil buangan dari ternak baik itu sapi, jawi, kambing bisa diolah untuk menghasilkan produk yang bisa dipergunakan masyarakat, seperti pupuk kompos yang ramah lingkungan dibandingkan pupuk jenis peptisida yang notebene bisa merusak unsur hara yang terkandung didalam tanah.

Dan dengan Ilmu pengetahuan dan teknologi, ternyata kotoran tersebut bisa dijadikan energi terbaru berupa gas yang dapat dipergunakan masyarakat untuk memasak.

Pemerintah Berikan Support, Pelaku Peternak dan Pelaku Usaha Berkembang  

Dinas peternakan selalu memberikan support kepada semua pelaku peternakan, mulai dari peternak, masyarakat, sampai kepada pelaku usaha. Artinya, support diberikan bukan saja untuk peternak, tetapi juga pelaku usaha yang berhubungan dengan hasil peternakan, seperti usaha pengolahan Susu Pasteurisasi, Ice crem, Pudding milk, cake dan sebagainya.

Support yang diberikan sangat variatif, diantaranya menyalurkan bantuan dana dalam bentuk bantuan penyediaan alat produksi seperti dana yang telah salurkan kepada beberapa kelompok usaha produksi berupa pemberian modal untuk pembelian alat pengolahan untuk usaha Susu Pasteurisasi, Ice crem, Pudding milk dan cake.

Dinas Peternakan Sumbar berjanji akan memberikan bantuan berupa alat pengolahan kepada setiap pelaku usaha susu di Sumatera Barat. Seperti, tahun 2013 sekarang, tercatat ada lebih dari 26 usaha yang tumbuh dari hasil pengolahan susu Murni, susu fermentasi, Ice cream tersebar di kab/kota Sumbar, termasuk kota Padang.

Beberapa outlet usaha pengolahan susu di Padang telah mampu memberikan lapangan pekerjaan bagi masyarakat, seperti Shiro Milk yang berlokasi dipantai Padang, outlet susu murni yang berlokasi di Gor H Agus Salim, dan outlet Freek Milk berlokasi dijalan Bandar purus.

Seperti yang dijelaskan owner dari Freek Milk Irwan Firmansyah,"saya merasa terjamin dalam usaha ini, karena Dinas Peternakan mampu menanggulangi kelangkaan susu.

selain itu Dinas Peternakan selalu melibatkan semua pelaku usaha untuk bisa mengikuti setiap kegiatan pameran yang bertujuan untuk mempromosikan, mensosialisasikan, dan mengkampanyekan budaya Gerakan Minum Susu", ucap Irwan.

Sambungya lagi, saat ini kebutuhan susu untuk Freek Milk sebanyak 100 liter per-hari. Untuk pemenuhan kebutuhan susu ini sangat dibutuhkan peran dari Dinas Peternakan untuk bisa membantu menjebatani para pelaku usaha dengan para peternak harap Irwan. (Budi/*)

Share on:

Komentar

Kirim Komentar

Nama Lengkap
Alamat/Kota
E-mail
URL Website/Blog
Komentar